Sego Wiwit Mak Karno Klaten Mendadak Viral, Porsi Gajah Jadi Buruan Pecinta Kuliner
Klaten - Sego Wiwit, makanan tradisional khas Klaten, mendadak viral di berbagai platform media sosial setelah banyak pengunjung membagikan pengalaman menikmati porsi besarnya yang disebut “porsi gajah”. Fenomena ini menyita perhatian karena makanan yang biasanya disajikan dalam acara adat kini menjadi favorit masyarakat luas.
Viralnya Sego Wiwit ini mulai meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Setiap hari, warung sego wiwit porsi gajah Mak Karno ini dipadati pecinta kuliner dari berbagai daerah. Mereka datang mulai dari warga lokal hingga pengunjung dari Solo dan Jogja yang ingin mencicipi langsung kuliner yang sedang ramai diperbincangkan tersebut.
Alasan Sego Wiwit menjadi viral tidak terlepas dari porsinya yang sangat besar, lauknya yang lengkap mulai dari ayam kampung, tempe, tahu, rempeyek hingga urap sayur, serta cita rasa otentik Jawa yang tetap dipertahankan. Harga yang masih tergolong terjangkau juga membuat makanan ini semakin diminati berbagai kalangan, terutama anak muda yang mencari pengalaman kuliner unik. Pengunjung bahkan rela mengantri panjang untuk sekedar menikmati sego wiwit ini.
Popularitasnya semakin terlihat ketika banyak pengunjung melakukan unggahan foto dan video yang memperlihatkan porsi besar Sego Wiwit, sehingga membuat banyak orang penasaran. Cara penyajiannya yang sederhana namun melimpah, ditambah nuansa tradisional warung-warung di Klaten, membuat kuliner ini terasa berbeda dibandingkan menu modern.
Budi (25), salah satu pengunjung asal Solo, mengatakan bahwa dirinya sengaja datang usai melihat viralnya Sego Wiwit di TikTok. “Aku lihat videonya rame banget, porsinya gede luar biasa. Makanya aku ke sini buat ngerasain sendiri. Ternyata memang beneran lengkap dan kenyang banget,” ujarnya.
Sementara itu, pemiliknya yang akrab dipanggil “Mak Karno” menuturkan bahwa Sego Wiwit awalnya hanya disajikan pada acara adat desa, namun karena banyak permintaan, ia mulai menjadikannya sebagai menu harian. “Awalnya kami hanya coba-coba, tapi ternyata banyak yang cari. Jadi sekarang kami jual tiap hari supaya pengunjung bisa menikmati tanpa menunggu acara adat,” jelasnya.
Fenomena Sego Wiwit yang viral ini membuktikan bahwa kuliner tradisional masih memiliki daya tarik kuat ketika disajikan dengan karakter khas dan porsi memuaskan. Selain menjadi tren baru, keviralan ini turut membantu menggerakkan roda ekonomi warung-warung kecil di Klaten yang kini semakin ramai dikunjungi para pecinta kuliner.
Indah Istiqomah 2350700003
5A Ilkom Univet Bantara Sukoharjo
Comments
Post a Comment